Array ( [a] => red [ss] => green [c] => blue [er] => hello [t] => hey ) postpass Penyebab Radang Sendi di Pagi Hari - RICALINU ORI

Bagi mereka yang menderita radang sendi, keluhan pagi hari bukanlah hal yang asing. Pasalnya, penderita radang sendi sering merasakan kekakuan sendi di saat pagi hari yang dapat meyebabkan rasa nyeri sendi, terutama jika digunakan dan dipaksa bergerak. Saat keluhan di pagi hari terjadi, pastinya akan sangat mengganggu aktivitas Anda selanjutnya. Apa Penyebab Radang Sendi di Pagi Hari ?

Penyebab Radang Sendi di Pagi Hari

Penyebab Radang Sendi di Pagi Hari

Sebenernya mekanisme terjadinya keluhan di pagi hari pada penderita radang sendi belum diketahui secara pasti oleh para ilmuwan. Ada beberapa teori mengenai penyebab munculnya kekakuan di pagi hari pada penderita radang sendi.

Teori yang pertama mengatakan bahwa keluhan di pagi hari disebabkan oleh fenomena gel. Ini berarti kekakuan terjadi setelah sendi diistirahatkan dalam periode waktu yang lama, misalnya akibat tidur di malam hari sehingga menyebabkan munculnya rasa kaku di pagi hari. Teori ini lebih menjelaskan mekanisme keluhan pagi di hari pada penderita radang sendi akibat osteoartritis (pengapuran sendi).

Sementara teori kedua menduga keluhan di pagi hari disebabkan oleh berkurangnya produksi hormon ini adalah mengurangi rasa nyeri dan peradangan di dalam tubuh, sehingga penurunan produksi hormon glukortikod pada malam hari. Salah satu fungsi hormon ini adalah mengurangi rasa nyeri pada peradangan di dalam tubuh, sehingga penurunan produksi hormon ini di malam hari dapat menyebabkan keluhan pagi d hari pada penderita radang sendi. Teori ini lebih menjelaskan mekanisme keluhan pagi di hari pada penderita radang sendi akibat penyakit rematik.

Durasi keluhan pagi hari dapat bervariasi antara satu orang dengan yang lainnya. Pada orang yang mengalami radang sendi akibat penyakit rematik, keluhan dapat dirasakan lebih dari satu jam. Sedangkan pada orang yang mengalami radang sendi akibat osteoartritis keluhan biasanya hanya berlangsung kurang dari 30 menit. Perbedaan durasi keluhan disebabkan oleh perbedaan mekanisme yang menyebabkan gejala, seperti yang telah dijelaskan di atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *